Mourinho Pertanyakan Bukti Sikut Guler ke Pemain Sevilla

Jose Mourinho meminta bukti visual sebelum menanggapi tuduhan Arda Guler menyikut Peque Fernandez. Sevilla menilai gelandang Madrid itu semestinya dikartu merah.

mourinho-pertanyakan-bukti-sikut-guler-pemain-sevilla

Jose Mourinho meragukan klaim bahwa Arda Guler menyikut Gerard ‘Peque’ Fernandez dalam kemenangan Real Madrid 4-1 atas Sevilla pada pekan kesembilan Liga Spanyol, Senin (19/10/2026) dini hari WIB. Pelatih Madrid itu mengatakan belum melihat bukti visual yang memastikan insiden tersebut, sementara kubu Sevilla menilai Guler seharusnya mendapat kartu merah.

Insiden terjadi pada babak pertama, ketika skor masih imbang tanpa gol. Peque terjatuh setelah berduel dengan Guler di tengah serangan Madrid. Wasit Busquet Ferrer tidak mengusir gelandang tuan rumah dan, menurut laporan pertandingan, VAR juga tidak meninjau kejadian itu.

Keputusan tersebut memicu protes keras pelatih Sevilla, Luis Garcia Plaza. Ia menilai timnya kehilangan kesempatan bermain dengan keunggulan jumlah pemain selama sebagian besar laga.

Mourinho meminta bukti visual insiden Guler

Mourinho menyebut dirinya sudah meminta rekaman siaran televisi dan video dari staf yang membawa kamera taktis. Namun, ia mengaku belum menemukan gambar yang menunjukkan kejadian seperti yang dipersoalkan Sevilla.

“Tidak ada seorang pun yang bisa menunjukkan kepada saya apa yang mereka klaim telah terjadi. Tidak ada rekamannya,” kata Mourinho, dikutip ESPN.

Pelatih asal Portugal itu juga menyatakan siap membahas insiden tersebut apabila ada bukti visual yang jelas dan objektif. Untuk sementara, ia mengatakan tidak melihat kejadian yang dimaksud, sementara para pemainnya menilai hal itu tidak terjadi.

“Jika sampai hari Sabtu nanti ada seseorang yang bisa memberikan bukti visual yang jelas dan objektif mengenai kejadian yang tidak saya lihat—dan yang menurut pemain saya tidak pernah terjadi—maka saya akan bersedia membahasnya,” ujar Mourinho.

Ia turut menilai protes Sevilla sebagai pengalihan perhatian dari hasil akhir. Madrid menang dengan selisih tiga gol, tetapi kontroversi soal Guler menjadi salah satu pembicaraan utama setelah pertandingan.

Sevilla merasa kehilangan peluang bermain 11 lawan 10

Garcia Plaza menyampaikan keberatannya setelah pertandingan. Menurut dia, Sevilla semestinya bermain dengan keunggulan satu pemain sejak sekitar menit ke-25, setelah Guler diduga memukul Peque. Ia mengatakan pemainnya sendiri memberi tahu bahwa telah terjadi kontak.

“Hari ini, seharusnya kami bermain dengan keunggulan jumlah pemain sejak menit ke-25, yakni 11 lawan 10. Saya tidak ingin membahas jalannya pertandingan setelah momen itu,” kata Garcia Plaza.

Pelatih Sevilla itu mengakui hasil pertandingan mungkin tetap tidak berubah, tetapi ia merasa timnya kehilangan kesempatan untuk menghadapi Madrid dalam situasi berbeda. Ia juga menegaskan bahwa protesnya bukan semata-mata soal hasil akhir.

“Mungkin saja kami tetap tidak akan menang, tetapi seharusnya kami bermain dengan 11 melawan 10 selama 65 menit. Itulah rangkuman dari pertandingan ini,” ujarnya.

Dalam insiden tersebut, wasit tidak memberikan kartu merah kepada Guler. Keributan antarpemain sempat terjadi, dan wasit kemudian mengeluarkan kartu kuning untuk Dean Huijsen dari Madrid serta Felix Correira dari Sevilla.

Garcia Plaza juga menyinggung dugaan pelanggaran terhadap Robbie Ure menjelang gol kedua Madrid. Ia menyebut Ure dijatuhkan saat mengejar umpan panjang dan menilai pelanggaran itu tidak ditampilkan di televisi. Keluhan tersebut menambah daftar keputusan yang dipersoalkan Sevilla, meski fokus utama setelah laga tetap tertuju pada duel Guler dan Peque.

Guler mencetak gol, Madrid menang 4-1

Kontroversi terjadi sebelum Guler membuka keunggulan Madrid pada menit ke-30. Kylian Mbappe kemudian mencetak dua gol, masing-masing pada menit ke-37 dan ke-63. Sevilla sempat memperkecil ketertinggalan melalui Manu Bueno pada menit ke-80, sebelum Yan Diomande memastikan kemenangan tuan rumah empat menit kemudian.

Hasil tersebut membawa Madrid mengoleksi 21 poin dan menempati posisi ketiga klasemen sementara, tertinggal enam poin dari Barcelona di puncak. Sevilla berada di urutan keenam dengan 14 poin.

Perdebatan mengenai insiden Guler belum menjawab apakah kontak yang dituduhkan memang layak berujung kartu merah. Mourinho meminta rekaman yang dapat memperjelas kejadian, sedangkan Sevilla merasa keputusan wasit telah merugikan mereka. Bukti visual yang lebih jelas akan menjadi penentu penting bagi penilaian publik terhadap kontroversi tersebut.

Mediaharian