Barcelona Jaga Rekor Sempurna, Galatasaray Jadi Ujian

Barcelona membawa sembilan kemenangan beruntun dan produktivitas tinggi ke kandang Galatasaray. Pau Cubarsi menegaskan timnya tetap waspada dan tidak merasa tak terkalahkan.

barcelona-jaga-rekor-sempurna-galatasaray-jadi-ujian

Barcelona datang ke markas Galatasaray dengan modal sembilan kemenangan beruntun pada awal musim 2026/2027. Namun, bek Pau Cubarsi menegaskan timnya tidak merasa tak terkalahkan menjelang laga matchday kedua Liga Champions di Rams Park, Rabu (14/10/2026) dini hari WIB.

Rekor itu menjadi awal musim terbaik Barcelona dalam sejarah klub. Pasukan Hansi Flick menyapu bersih sembilan pertandingan di semua kompetisi dan mencetak 39 gol, atau rata-rata 4,3 gol per laga. Catatan tersebut membuat Blaugrana berada dalam momentum yang kuat, tetapi Cubarsi mengingatkan bahwa pekerjaan mereka belum selesai.

“Kami tidak merasa tidak terkalahkan, tapi kami memang sedang dalam momentum yang bagus dan merasa percaya diri. Kami harus meneruskan momentum ini,” kata Cubarsi, seperti dikutip Mundo Deportivo.

Rekor Barcelona diuji di kandang Galatasaray

Laga di Istanbul menjadi tantangan berikutnya bagi Barcelona untuk mempertahankan tren positif. Galatasaray bukan hanya lawan yang harus dihadapi dalam kompetisi Eropa, tetapi juga tuan rumah yang bakal didukung suporter fanatik di Rams Park. Atmosfer stadion itu menjadi salah satu hal yang diwaspadai Flick.

Pelatih asal Jerman tersebut mengakui Galatasaray memiliki sejumlah pemain depan yang bagus dan telah berkembang. Karena itu, ia meminta para pemainnya menjaga fokus, terutama saat bermain di hadapan pendukung lawan.

“Ini adalah salah satu atmosfer terbaik dalam dunia sepak bola. Suasana di dalam stadion sungguh luar biasa. Galatasaray memiliki beberapa pemain penyerang yang sangat bagus. Mereka telah banyak berkembang. Kami harus tetap fokus, terutama di sini dengan atmosfer seperti ini,” ujar Flick, dikutip dari situs UEFA.

Bagi Barcelona, laga ini juga menjadi kesempatan untuk melanjutkan hasil positif di Liga Champions. Pada pertandingan pertama, mereka mengalahkan Feyenoord dengan skor 5-1 di Camp Nou. Sementara di LaLiga, Barcelona memuncaki klasemen dengan 24 poin dari delapan kemenangan dalam delapan laga.

Flick menekankan bahwa timnya masih memiliki hasrat untuk terus menang. Namun, ia tidak menganggap perjalanan menuju target musim ini akan berlangsung mudah. Fokusnya adalah menjaga mentalitas dan memastikan para pemain menjalani setiap pertandingan dengan keseriusan yang sama.

Hansi Flick minta tim tetap lapar kemenangan

Menurut Flick, konsistensi tidak bisa dijaga hanya dengan mengandalkan hasil yang sudah diraih. Barcelona perlu terus bekerja keras dan mempertahankan sikap yang membawa mereka melewati sembilan pertandingan pertama tanpa kehilangan poin. Ia juga mengingatkan bahwa perjalanan menuju final masih panjang.

“Kami memiliki hasrat itu, dan saya menularkannya ke tim. Hal ini tidak mudah dan kami harus bekerja sangat keras. Itulah yang harus kami lakukan setiap hari. Perjalanannya sangat panjang. Kami harus tetap fokus dan menghadapi setiap pertandingan dengan mentalitas kami,” kata Flick.

Pernyataan itu sejalan dengan sikap Cubarsi. Bek tengah tersebut tidak menutup mata terhadap laju impresif timnya, tetapi memilih menempatkannya sebagai modal, bukan jaminan kemenangan. Kepercayaan diri, menurutnya, perlu berjalan beriringan dengan kewaspadaan ketika Barcelona menghadapi lawan berikutnya.

Performa Cubarsi sendiri turut menjadi bagian dari cerita awal musim Barcelona. Sejak menjalani debut pada Januari 2024, ia telah tampil dalam 134 pertandingan bersama klub. Ia juga menjadi andalan tim nasional Spanyol saat menjuarai Piala Dunia 2026, sebagaimana disebutkan dalam laporan sumber.

Bek muda itu merasa dirinya semakin matang. Ia menyebut musim panas menjadi titik balik dalam kariernya, meski kepercayaan diri sudah ia miliki sejak usia lebih muda. Cubarsi juga mengatakan lawan mungkin kini lebih segan kepadanya, tetapi ia tetap harus berhati-hati karena pemain lawan berusaha melukainya.

Momentum kuat, tetapi belum ada ruang untuk lengah

Catatan sembilan kemenangan dan produktivitas 39 gol menunjukkan ketajaman Barcelona pada awal musim. Meski begitu, angka-angka tersebut belum menghapus tantangan yang menunggu di Istanbul. Bermain di kandang Galatasaray menuntut disiplin, fokus, dan kemampuan mengelola tekanan sepanjang pertandingan.

Barcelona kini berupaya menjaga langkah tanpa menganggap rekor sempurna sebagai tanda bahwa mereka tak bisa dikalahkan. Bagi Flick dan para pemainnya, ujian melawan Galatasaray akan menjadi ukuran lain tentang seberapa kuat mentalitas yang sedang mereka bangun. Perjalanan masih panjang, dan setiap laga akan menentukan apakah momentum itu dapat terus dipertahankan.

Mediaharian