BIWIN Perpanjang Lisensi Produk Memori Acer
BIWIN memperpanjang kerja sama lisensi dengan Acer untuk memproduksi dan mendistribusikan SSD, DRAM, serta kartu memori Acer dan Predator di pasar global.
BIWIN kembali mendapat mandat untuk merancang, memproduksi, dan mendistribusikan produk penyimpanan serta memori bermerek Acer dan Predator di pasar global. Perusahaan itu menandatangani perjanjian lisensi baru yang berlaku selama beberapa tahun, melanjutkan kerja sama yang dimulai pada 2020.
Kesepakatan ini menjaga kelanjutan portofolio produk bagi pengguna rumahan, kreator, dan pemain gim. Cakupannya meliputi SSD, modul DRAM, kartu memori, serta media flash. Menurut laporan Duniaku.com, produk Acer dan Predator tersebut dipasarkan melalui situs Acer Storage dan Predator Storage.
Perpanjangan lisensi juga memberi BIWIN ruang untuk melanjutkan pengembangan lini produk. Perusahaan menyebut akan mengarahkan peta teknologinya pada generasi PCIe dan DDR berikutnya, meski belum merinci jadwal peluncuran maupun produk tertentu.
Portofolio Acer mencakup SSD hingga kartu memori
Untuk merek Acer, pilihan SSD membentang dari perangkat SATA 2,5 inci hingga SSD M.2 berbasis PCIe NVMe. Seri SA100 menyasar kebutuhan dasar, sementara RE100 disebut sebagai opsi peningkatan penyimpanan. Pada kelas yang lebih baru, jajaran tersebut mencakup PCIe Gen3, Gen4, dan Gen5.
Salah satu contoh yang disebut dalam portofolio adalah FA300, dengan kecepatan baca hingga 11.000 MB per detik. Angka itu merupakan spesifikasi produk yang dikutip dalam laporan, bukan keterangan bahwa seluruh model Acer memiliki kemampuan serupa.
BIWIN juga memproduksi modul memori untuk desktop dan laptop. Pilihannya meliputi DDR4 dan DDR5 dalam format UDIMM serta SO-DIMM. Untuk DDR5, kecepatan yang disebut mencapai 7.200 MT/s. Tersedia pula konfigurasi modul tunggal berkapasitas 32 GB.
Di kategori media penyimpanan kecil, portofolio Acer meliputi kartu microSD, SD, CompactFlash, dan CFexpress. Seri microSD MSC300, misalnya, memiliki kecepatan transfer hingga 170 MB per detik dan peringkat V30. Jenis kartu tersebut ditujukan untuk menyimpan data dari perangkat seperti ponsel Android, kamera, drone, konsol genggam, serta kamera dasbor.
Ragam format itu memperlihatkan cakupan penggunaan yang berbeda. SSD internal dapat dipakai untuk meningkatkan ruang penyimpanan komputer, sedangkan kartu memori menyasar perangkat yang membutuhkan media portabel. Namun, ketersediaan tiap model dapat berbeda menurut pasar; laporan yang tersedia tidak merinci negara atau toko tempat masing-masing produk dijual.
Lini Predator menyasar kebutuhan gaming
Di bawah merek Predator, BIWIN mengembangkan SSD NVMe berkecepatan tinggi dan memori untuk pengguna gim. Seri GM7 dan GM9000 disebut sebagai contoh SSD PCIe Gen4 dan Gen5. Model tertentu menggunakan heatsink atau bantalan termal berbahan graphene, dengan kecepatan baca yang diklaim dapat melampaui 14.000 MB per detik.
Kecepatan tersebut dapat membantu menangani pemindahan berkas besar dan waktu pemuatan gim, meski hasil penggunaan juga bergantung pada perangkat dan konfigurasi sistem. Bahan yang diberikan tidak merinci hasil pengujian untuk setiap model.
Bagian memori Predator mencakup modul DDR4 dan DDR5 untuk overclocking, termasuk seri Pallas II, Vesta II, Hermes, dan Hera. Produk-produk tersebut menggunakan IC yang diseleksi, heatsink aluminium, dan pada model tertentu pencahayaan RGB. Dukungan Intel XMP dan AMD EXPO ditujukan untuk membantu pengguna menerapkan pengaturan overclocking melalui profil yang tersedia.
Untuk penyimpanan eksternal, BIWIN juga menawarkan Predator GP30. Perangkat ini menggunakan koneksi USB 3.2 Gen 2×2 dan dirancang untuk menambah kapasitas penyimpanan pada PC maupun konsol, termasuk ketika dibawa bepergian.
Perpanjangan membuka ruang untuk pengembangan berikutnya
BIWIN mengaitkan kesepakatan baru dengan penerimaan pasar terhadap produk yang dikembangkan bersama Acer. Dalam pernyataan yang dimuat Duniaku.com, juru bicara BIWIN mengatakan, “Mendapatkan perjanjian baru ini merupakan tonggak penting yang membuktikan kualitas, keandalan, dan kesuksesan pasar yang telah kami bangun bersama Acer.”
Juru bicara tersebut juga menyampaikan bahwa perusahaan ingin mempercepat pengembangan produk serta memperkenalkan teknologi PCIe dan DDR generasi mendatang. Perjanjian baru ini karena itu bukan sekadar kelanjutan distribusi produk yang sudah ada, tetapi juga menjadi dasar bagi BIWIN untuk menjaga lini Acer dan Predator tetap berkembang.
Belum ada keterangan mengenai nilai kontrak, lamanya perjanjian secara pasti, atau produk pertama yang akan muncul dari rencana teknologi tersebut. Untuk saat ini, kedua merek tetap memiliki jajaran SSD, DRAM, dan media flash dengan segmen penggunaan yang berbeda, sementara pengembangan generasi berikutnya menjadi agenda yang disebut BIWIN.
