Maxon Buka Workshop untuk Percepat Konstruksi Data Center
Maxon Prime Technology membuka DFMA Workshop dan Quality Training Center di Cikarang untuk mempercepat konstruksi data center sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga teknik.
PT Maxon Prime Technology meresmikan DFMA Workshop dan Quality Training Center di Cikarang, Jumat, 16 Oktober 2026. Fasilitas ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi konstruksi data center sekaligus memperkuat kompetensi tenaga teknik Indonesia, seiring berkembangnya industri pusat data.
Perusahaan menyebut fasilitas tersebut sebagai DFMA Workshop dan Quality Training Center pertama di Indonesia yang secara khusus mendukung konstruksi data center. Area pelatihan di dalamnya dilengkapi sistem operasional langsung atau live system, sehingga peserta dapat mempelajari cara kerja perangkat yang digunakan dalam operasional pusat data.
Dalam peresmian itu, Direktur Utama Maxon Prime Technology Teh Yee Keong berharap fasilitas baru tersebut bisa membuat pembangunan data center berlangsung lebih cepat dan efisien, dengan kualitas pekerjaan yang semakin baik. Project Director Maxon Prime Technology Tedi Hadisaputra menjelaskan, workshop dirancang untuk memangkas waktu instalasi, menekan biaya, dan mengurangi pekerjaan ulang di lapangan.
DFMA siapkan komponen sebelum dikirim ke proyek
DFMA merupakan singkatan dari Design for Manufacturing and Assembly, pendekatan yang mengintegrasikan perancangan dengan proses manufaktur dan perakitan. Dalam penerapannya pada konstruksi data center, sejumlah komponen dapat lebih dulu dibuat dan diuji di workshop sebelum dikirim ke lokasi proyek.
Skema itu memindahkan sebagian pekerjaan dari area konstruksi ke fasilitas kerja yang terintegrasi. Komponen yang sudah difabrikasi menjalani pengujian awal sebelum dikirim untuk dipasang dan mengikuti pengujian lanjutan di lokasi akhir. Dengan demikian, pekerjaan di lapangan dapat berfokus pada tahap pemasangan dan pemeriksaan berikutnya.
“Tujuan utamanya adalah proses instalasi konstruksi lebih cepat. Otomatis akan menghemat waktu dan cost,” kata Tedi dalam keterangan tertulis pada Sabtu, 17 Oktober 2026.
Menurut Tedi, penerapan alur kerja tersebut telah dilakukan pada salah satu proyek data center di kawasan Cikarang. Proses fabrikasi hingga pengujian awal diselesaikan sebelum komponen dipindahkan ke lokasi proyek. Perusahaan menilai metode ini dapat meningkatkan efisiensi tenaga kerja dan durasi pengerjaan, sekaligus mengurangi kemungkinan pekerjaan harus diulang.
Perbedaan penting dalam alur tersebut terletak pada waktu pemeriksaan. Komponen tidak langsung dibawa ke area proyek untuk dipasang, tetapi terlebih dahulu melewati proses fabrikasi dan pengujian di workshop. Setelah dinyatakan lolos pengujian awal, komponen dikirim untuk menjalani pemasangan dan pemeriksaan lanjutan.
Quality Training Center gunakan sistem operasional langsung
Selain fasilitas fabrikasi dan perakitan, Maxon Prime Technology menyediakan Quality Training Center untuk pelatihan teknis. Pusat ini dilengkapi sarana simulasi kerja, pengujian mutu, serta pengenalan sistem yang digunakan dalam operasional data center. Penggunaan live system menjadi salah satu unsur utama fasilitas pelatihan tersebut.
Melalui sistem operasional langsung, peserta dapat memahami cara kerja perangkat yang benar-benar digunakan, bukan hanya mempelajari teori atau berlatih menggunakan peralatan demonstrasi. Pendekatan ini memungkinkan peserta melihat hubungan antara perangkat dan sistem teknis dalam operasional pusat data.
Fasilitas pelatihan mencakup sistem proteksi kebakaran, building management system (BMS), serta ruang pompa terpadu. Pengawasan ruang pompa terhubung dengan BMS. Peserta dapat mempelajari keterkaitan antarsistem tersebut sekaligus menerapkan standar mutu dalam pekerjaan teknis.
Sejumlah perwakilan perusahaan turut menghadiri peresmian, termasuk Vizar Ramadhani dari Microsoft Indonesia, Jan Torka, General Manager Leighton Asia, serta Irwan, General Manager Shimizu Indonesia. Kehadiran mereka tercatat dalam agenda pembukaan fasilitas di Cikarang.
Efisiensi konstruksi dan penguatan keterampilan
Dengan menggabungkan pekerjaan fabrikasi, perakitan, pengujian, dan pelatihan dalam satu kawasan, fasilitas ini mempertemukan dua kebutuhan dalam pembangunan data center: proses kerja yang lebih terencana dan tenaga teknik yang memahami sistem operasionalnya. Maxon Prime Technology mengusung slogan “Engineering Flow, Delivering Trust” untuk fasilitas tersebut.
Manfaat DFMA akan terlihat dari bagaimana proses persiapan komponen mendukung tahapan pemasangan di proyek, sementara pusat pelatihan menyediakan ruang untuk mengenali sistem teknis secara langsung. Perusahaan menyatakan pendekatan itu diharapkan memangkas waktu dan biaya serta meningkatkan mutu pekerjaan.
Peresmian di Cikarang menjadi langkah Maxon Prime Technology dalam menyiapkan fasilitas pendukung konstruksi dan pelatihan data center. Penerapan metode tersebut pada proyek-proyek berikutnya akan menunjukkan sejauh mana fabrikasi dan pengujian sebelum pengiriman dapat membantu kelancaran pekerjaan di lapangan.
