Redmi Clip Neo Hadir, Edisi CryingCenter Dibanderol 449 Yuan

Redmi Clip Neo diperkenalkan di Tiongkok sebagai earphone open-ear pertama Redmi. Edisi CryingCenter dijual 449 yuan, tetapi harga dan jadwal masuk Indonesia belum diumumkan.

redmi-clip-neo-edisi-cryingcenter-449-yuan

Redmi Clip Neo menandai langkah pertama Redmi ke kategori earphone open-ear berbentuk jepit. Produk ini diumumkan di Tiongkok pada 27 Oktober 2026, bersama edisi terbatas hasil kolaborasi dengan CryingCenter. Perangkat standar dijual 399 yuan, sementara paket kolaborasi dipasarkan seharga 449 yuan.

Perbedaan harga kedua versi mencapai 50 yuan. Namun, informasi harga itu hanya berlaku di Tiongkok. Belum ada pengumuman mengenai harga dalam rupiah ataupun jadwal pemasaran Redmi Clip Neo di Indonesia.

Jambi Independent melaporkan, model open-ear belakangan diminati karena tidak menutup saluran telinga. Redmi membawa konsep tersebut ke perangkat dengan rancangan yang dijepit pada telinga, bukan dimasukkan ke dalamnya. Pengumuman ini sekaligus memperluas jenis perangkat audio yang ditawarkan merek tersebut.

Paket kolaborasi berisi aksesori khusus

Edisi CryingCenter dikemas sebagai kotak hadiah. Isinya mencakup earphone berwarna Zero-Degree Black, tas penyimpanan dengan motif khusus, satu set stiker, serta kotak eksklusif untuk edisi tersebut.

Dengan komponen yang disebutkan itu, tambahan 50 yuan pada edisi kolaborasi terkait dengan kemasan dan aksesori, bukan perubahan spesifikasi audio yang dijelaskan dalam laporan. Redmi belum merinci adanya perbedaan fungsi antara Clip Neo standar dan versi CryingCenter.

Pembeli yang mempertimbangkan kedua pilihan itu perlu melihat isi paketnya. Versi reguler dibanderol lebih rendah, sedangkan edisi terbatas menyertakan barang bertema CryingCenter. Belum ada informasi mengenai jumlah unit yang diproduksi atau berapa lama edisi tersebut akan tersedia.

Rancangan C-bridge dan bobot 5,3 gram

Clip Neo menggunakan struktur penghubung yang disebut C-bridge. Bagian ini menyatukan modul speaker dengan modul baterai. Redmi menyebut celah penjepitnya berukuran 3,4 milimeter, sementara bagian speaker dirancang menyerupai bola akustik berbentuk tetesan air.

Bobot masing-masing earbud sekitar 5,3 gram. Bentuknya simetris sehingga satu perangkat dapat digunakan pada telinga kiri maupun kanan. Rancangan ini mengurangi keharusan memilih earbud tertentu untuk sisi telinga tertentu, berdasarkan keterangan mengenai bentuk produk.

Redmi mengatakan desain Clip Neo disempurnakan dengan mengacu pada data dari lebih dari seribu bentuk telinga. Keterangan itu menjadi dasar klaim perusahaan mengenai kenyamanan untuk pemakaian dalam waktu lama. Belum ada penjelasan lebih rinci tentang metode pengujian atau durasi pemakaian yang dijadikan acuan.

Fitur jeda otomatis saat earbud dilepas

Clip Neo juga memiliki fitur yang menghentikan pemutaran musik ketika salah satu earbud dilepas. Fungsi itu ditujukan untuk penggunaan sehari-hari, meski laporan peluncuran tidak merinci cara fitur tersebut bekerja maupun apakah pengguna dapat mengubah pengaturannya.

Sejumlah informasi teknis lain belum disampaikan dalam pengumuman yang diberitakan, termasuk daya tahan baterai, dukungan konektivitas, ketahanan terhadap air, dan spesifikasi audio. Karena itu, gambaran yang tersedia saat ini lebih banyak berpusat pada bentuk, bobot, paket edisi khusus, serta harga di pasar Tiongkok.

Bagi konsumen Indonesia, keputusan pembelian masih menunggu kepastian soal ketersediaan lokal dan harga resmi. Sampai ada pengumuman lanjutan dari Redmi, harga 399 yuan dan 449 yuan belum dapat dijadikan patokan harga jual di Indonesia.

Mediaharian