Find X10 Andalkan Proses Produksi dan Kamera Terpadu

OPPO memaparkan proses desain dan pengembangan Find X10 Series, dari penyempurnaan kaca Luna White hingga sistem kamera dan mesin gambar LUMO.

find-x10-andalkan-proses-produksi-dan-kamera-terpadu

OPPO menempatkan proses desain, pengembangan kamera, pengujian, dan manufaktur sebagai satu rangkaian dalam pembuatan Find X10 Series. Perusahaan memaparkan pendekatan tersebut dalam tur proses produksi yang digelar setelah debut global seri ponsel terbarunya, dengan perhatian khusus pada desain kaca, sistem pencitraan, serta perangkat lunak berbasis kecerdasan buatan.

Menurut laporan dara.co.id, Find X10 Series membawa perangkat keras kamera yang disebut OPPO sebagai terdepan di industri. Find X10 Pro Max, salah satu model dalam seri itu, menggunakan sistem tiga kamera 200 megapiksel yang diklaim sebagai yang pertama di industri. Perusahaan juga memperkenalkan LUMO True Image Engine generasi terbaru dan ColorOS 17.

Alih-alih hanya menampilkan spesifikasi, OPPO mengajak media melihat bagaimana rancangan dan teknologi produk dikembangkan serta diperiksa. Perusahaan menyatakan proses itu ditujukan untuk menjaga mutu dan konsistensi produk saat diproduksi dalam skala global.

Detail kaca belakang melewati penyempurnaan berulang

Pada bagian luar, pendekatan desain yang disebut OPPO “Bersih dan Canggih” terlihat pada konstruksi kaca belakang Find X10 Series. Permukaan kaca dibentuk agar naik perlahan menuju area kamera, membentuk peralihan yang lebih halus sebelum bertemu modul kamera. Menurut perusahaan, rancangan bertingkat ini membuat modul tersebut tampak lebih menyatu dengan bodi ponsel.

Varian Find X10 Pro Max berwarna Luna White mendapat perlakuan khusus. Bagian tepi vertikal modul kamera memiliki tekstur beralur yang dibuat dengan teknik ukir CNC presisi tinggi. OPPO menyebut bentuk itu mengambil inspirasi dari cincin fokus pada lensa kamera klasik.

Bagian belakangnya juga menyimpan pola anyaman halus di bawah lapisan kaca matte. Pola tersebut tampak samar ketika dilihat sekilas, lalu lebih jelas saat perangkat diputar mengikuti arah cahaya. OPPO menjelaskan bahwa efek itu dibuat untuk memberi kedalaman visual pada permukaan yang tetap terlihat putih dan sederhana.

Rancangan tersebut tidak langsung mencapai bentuk akhir. Luna White menjalani lebih dari 40 tahap penyempurnaan warna, sedangkan satu pola panel belakang melewati lebih dari 10 tahap perbaikan. Proses itu melibatkan tim desain industri dan CMF, yakni tim yang menangani warna, material, dan penyelesaian permukaan.

Mesin gambar mengolah warna dan detail

Pengembangan kamera Find X10 Series meneruskan kolaborasi OPPO dengan Hasselblad yang dimulai pada 2022. Ada tiga mode Hasselblad yang disebut perusahaan, yaitu Master Mode untuk kendali pemotretan, Hi-Res Mode untuk hasil beresolusi tinggi, dan Portrait Mode untuk efek latar belakang kabur atau bokeh.

Di balik pemrosesan foto, LUMO True Image Engine bekerja melalui tiga bagian. LUMO Natural Tone Engine menangani pemrosesan tonal pada mode foto standar. LUMO True Color Engine memanfaatkan data dari sensor multispektral 24 kanal untuk membantu reproduksi warna, sementara LUMO Hyper Pixel Engine mengolah keluaran gambar.

OPPO menyatakan LUMO Hyper Pixel Engine mendukung keluaran 26 megapiksel secara berkelanjutan pada kamera utama, telefoto, dan ultra-wide. Dalam mode otomatis, kemampuan itu tersedia dari sudut ultra-wide hingga pembesaran 9,9 kali. Perusahaan juga menyebut penggunaan penggabungan beberapa bingkai untuk menghasilkan foto, tetapi paparan dalam laporan dara.co.id tidak merinci bagian lanjutan dari proses tersebut.

Ling Liu, CMO Luar Negeri OPPO, mengatakan penguasaan proses produksi menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga mutu produknya. “Kualitas adalah fondasi dari seluruh portofolio produk OPPO, dan kendali kami atas proses pembuatan produk memungkinkan kami untuk mewujudkan komitmen ini dalam skala besar,” ujarnya.

Pengujian menjadi bagian dari proses pengembangan

Tur yang dipaparkan OPPO mencakup lebih dari sekadar tampilan akhir perangkat. Perusahaan menggambarkan proses yang menghubungkan desain produk, pencitraan seluler, dan AI, dengan teknologi serta fitur melalui tahap pengembangan dan verifikasi. OPPO sebelumnya memperkenalkan Apex Guard sebagai penanda komitmen terhadap kualitas dan masa pakai produk, lalu membuka proses pengembangan dan manufaktur dalam tur kali ini.

Rangkaian penjelasan itu memperlihatkan bagaimana OPPO membangun klaim kamera dan desainnya melalui kombinasi perangkat keras, pemrosesan gambar, serta pengerjaan material. Uraian perusahaan belum memberikan rincian tentang jadwal ketersediaan Find X10 Series di Indonesia. Untuk saat ini, informasi yang disampaikan berfokus pada teknologi dan proses pembuatan di balik lini ponsel tersebut.

Mediaharian